HTI Press, Kendari. Sabtu 19/12 Lajnah Khusus Intelektual DPD I Hizbut Tahrir Indonesia Sulawesi Tenggara bersama kurang lebih 20 Intelektual menggelar FGD (Focus Group Discussion) bertema “Tata Kelola Migas”, sebagai respon atas buruknya pengelolaan migas yang menimbulkan kenaikan harga BBM. Kegiatan tersebut berlangsung di meeting room Hotel Estate Kendari.
Hadir beberapa Intelektual, Praktisi, dan akademisi dari berbagai kampus dalam even tersebut diantaranya Muh. Sjaiful (Kandidat Doktor UNAIR), Rahman Piu, (Dosen Kimia UHO), Muh. Najib Husein. (Dosen FISIP UHO), Zulkifli Mustan (Rektor Institut Ilmu Qu’an Kendari), H. Ahmad Al Jufri (Pengusaha SPBU & Penasehat PW Muhammadiyah), Saepuddin (Pengusaha Kontraktor) dan beberapa intelektual dari Hizbut Tahrir Sultra.
Para peserta menyampaikan pandangannya tentang carut marutnya pengelolaan migas dari tataran hulu hingga hilir, saenuddin (Humas HTI Sultra) yang memandu diskusi tersebut memberikan gambaran fakta dan data tentang pengelolaan migas di Indonesia serta menggodok Porsi Subsidi Dalam APBN di Indonesia . Masukan, Tanggapan Serta Saran Mewarnai diskusi tersebut, Tanggapan dari berbagai intelektual yang cukup kritis pun membuat suasana semakin hangat. Menanggapi tema yang diangkat pada FGD yakni Tata Kelola Migas, Najib Husein dengan lantang memaparkan bahwa tata kelola migas yang ada di Indonesia penuh dengan mafia sehingga memperburuk pengelolaan migas di Indonesia. Dia Juga menyarankan agar HTI Sultra Mengirim grand design tata kelola migas ke DPP HTI untuk selanjutnya ditindaklanjuti ke Pemerintah RI.
Pemaparan berbeda disampaikan oleh Muh. Sjaiful, yang juga merupakan Ketua Lajnah Fa’liyah HTI Sultra bahwa jika kita melihat tata kelola migas maka mestilah menggunakan kacamata Islam dengan menggunakan tiga pendekatan yakni kekuasaan, Politik, dan Negara. Tanggapan intelektual lain juga di sampaikan oleh Rahman Piu Bahwa sejatinya Indonesia yang memiliki banyak kekayaan alam mestilah dikelola dengan baik dan Indonesia juga telah memiliki banyak SDM yang berkualitas untuk mengelola migas, jadi kita tidak perlu khawatir akan hal ini. [] ipul/ardhy
from Hizbut Tahrir Indonesia http://ift.tt/1vvmgiA
via IFTTT
Popular
Tags
Videos
0 komentar:
Posting Komentar